Sat. Oct 16th, 2021

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA – Komite Ekraf Jakarta (KE JKT) menggelar Jakarta Metaverse pada 27-29 Agustus 2021. Realitasnya, pandemi Covid-19 membuat perekonomian nasional begitu terpukul. Meski pemerintah menyatakan kini Indonesia telah lepas dari resesi namun tercatat pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta pada semester 1 masih minus 1,65%.

Besarnya potensi pengelolaan pelaku Ekraf secara profesional memiliki dampak besar terhadap DKI Jakarta. Bahkan, pertumbuhan sektor Ekraf DKI Jakarta telah melebihi pertumbuhan rata-rata ekonomi DKI Jakarta. Tercatat beberapa subsektor Ekraf DKI Jakarta berkembang secara pesat di masa pandemi.

Nah, situasi tersebut mendorong Komite Ekraf Jakarta (KE JKT) menggelar Jakarta Metaverse pada 27-29 Agustus 2021.

Jakarta Metaverse merupakan sebuah semangat pergerakan dan juga melting pot yang diinisiasi oleh para pelaku ekraf Jakarta dalam membangkitkan kolaborasi lintas sektor kreatif, yang menerobos batas, menciptakan kebaruan, dan mendisrupsi cara berfikir.

BACA JUGA: Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash, Raih Golden Leopard

Mengusung tema ‘The New Age of Creative Economy’, KE JKT berupaya menghadirkan sebuah babak baru Ekraf DKI Jakarta yang bertujuan mengajak para pelaku untuk bisa beradaptasi, berinovasi agar dapat menciptakan suatu kreasi baru, kesempatan baru, untuk terciptanya ekosistem ekonomi baru.

Diaz Hensuk, Ketua KE JKT, menuturkan bahwa Jakarta Metaverse akan berupaya mendorong perspektif ekonomi baru melalui panel diskusi, keynote, dan juga penggalangan dana, yang secara langsung melibatkan inovator dan kreator di industri ekraf, secara inklusif.

“Melalui Jakarta Metaverse kami berupaya menciptakan perspektif baru yang berdampak positif terhadap kemajuan industri ekraf di Jakarta. Sekaligus menjadi bagian dari dasar rancangan diskusi pengembangan peta jalan Ekraf DKI Jakarta kedepannya.” jelasnya.

Lanjutnya lagi, “Kami mencoba menggagas ruang kolaborasi yang memungkinkan terciptanya diskusi dan sinergi yang berkesinambungan. Harapannya adalah terciptanya banyak kesempatan baru dalam penciptaan bisnis, akses terhadap jaringan, dan inovasi. Sehingga ekosistem Ekraf di DKI Jakarta akan semakin baik dan sejahtera kedepannya,” tutur Diaz.

Sederet nama yang telah terkonfirmasi menjadi pengisi acara melingkupi Irawan Karseno, Ari Juliano, Cahyadi Wanda, Shawn Liem, Ade Putri, Diaz Hensuk, Elwin Hendrijanto, Chitra Subyakto, Diana Nazir, Kukuh Rizal, Wilson Tjandra, Antonny Liem, hingga Hadi Ismanto.

Sekilas Tentang Komite Ekraf Jakarta (KE JKT)

Sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memajukan sektor ekonomi kreatif melalui wadah kolaborasi yang inklusif. Terdiri dari para pelaku usaha, kreator, dan pegiat yang mewakili seluruh subsektor Ekraf yang berdomisili di DKI Jakarta. Dalam membantu penyusunan Peta Jalan Jangka Panjang Ekraf DKI Jakarta, kami bertindak sebagai katalisator antara kreator, pemerintah, industri, dan pihak terkait lainnya. Dengan visi menjadikan Ekraf sebagai poros utama pengembangan ekonomi dan sumber daya manusia di Jakarta, kami senantiasa mendorong tergeraknya kolaborasi untuk ekonomi baru yang bernilai tambah dan berkelanjutan, dalam semangat menuju ekosistem Ekraf Jakarta yang global.

(Ismail Sidik Sahib)