Wed. Oct 20th, 2021

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA – Seremoni topping off Arumaya Residences berjalan sesuai target. Acara ini digelar di Jumat berkah (26/03/2021), lantai 24 gedung apartemen Arumaya Residences. Helatan ini adalah bentuk komitmen terhadap konsumen sekaligus membuktikan Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah dua pengembang ternama, Astra Property dan Hongkong Land, dalam melanjutkan proses pembangunan proyek Arumaya Residences.

“Pelaksanaan topping off ceremony Arumaya Residences ini tepat waktu, yaitu Maret 2021. Selama proses pembangunan kami sangat memerhatikan kesehatan dan keselamatan para pekerja, yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan protokol keamanan kerja secara ketat. Kami sangat bersyukur proses pengerjaannya zero accident,” jelas Wibowo Muljono, presiden direktur PT Astra Land Indonesia.

Ia menambahkan, pelaksanaan topping off ini sekaligus menjadi bukti keseriusan dari Astra Property dan Hongkong Land dalam membuat sebuah mahakarya. Dengan komitmen ini, Wibowo dapat memulai proses serah terima unit kepada konsumen pada 2022. Dihadiri jajaran direksi Astra Property, Hongkong Land dan PT Acset Indonusa Tbk, seremoni topping off ditandai dengan dilakukannya penuangan semen secara bersama-sama.

Terletak di kawasan bisnis TB Simatupang, Jakarta Selatan Arumaya Residences memiliki lokasi yang strategis dan didukung dengan berbagai kemudahan akses. Proyek ini diapit langsung oleh dua stasiun MRT, yaitu stasiun Lebak Bulus dan Fatmawati.

“Selain itu, lokasi Arumaya Residences memiliki kemudahan akses dari dan menuju jalan tol, termasuk Jakarta Outer Ring Road (JORR). Kawasan TB Simatupang saat ini telah menjadi lokasi hunian favorit, karena daerah ini menyediakan banyak nilai lebih. Salah satunya, moda transportasi masal seperti MRT hingga Transjakarta. Dengan memanfaatkan sarana transportasi MRT, penghuni dapat mencapai area CBD Sudirman-Thamrin dalam waktu 30 menit.,” jelas Project Director Arumaya Residences, Widyo Seno.

BACA JUGA: Menparekraf Tekankan Kearifan Lokal dalam pengembangan SDM Pariwisata Toba

Di tambah lagi, di sepanjang jalan TB Simatupang banyak terdapat gedung perkantoran dan hunian yang pembangunannya terus berlangsung hingga sekarang. Kawasan itu juga dikelilingi banyak supported facilities bertaraf internasional, seperti sekolah internasional, rumah sakit besar, dan pusat perbelanjaan. Hal ini turut menjadikan kawasan TB Simatupang sebagai lokasi hunian sekaligus investasi properti favorit.

Arumaya Residences memiliki 298 unit apartemen yang siap ditawarkan dengan ukuran dan tipe yang bervariasi mulai tipe studio, satu-dua kamar tidur dengan harga mulai dari Rp 1,5 milyar. Desain apartemen dibuat lebih luas dan nyaman dengan ukuran mulai dari 24 meter persegi (m2) untuk tipe studio hingga ukuran 91m2 untuk tipe dua kamar tidur.

Dari sisi interior apartemen, Arumaya Residences bekerja sama dengan desainer internasional Ptang Studio Ltd. untuk menghadirkan fitur-fitur berkualitas pada penggunaan marble floors, kabinet dapur dan lemari pakaian di kamar tidur yang sudah termasuk pada saat membeli apartemen.

Arumaya Residences merupakan bagian konsep integrated development yang dikelilingi dua menara perkantoran, area ritel, dan commercial center. Arumaya Residences dilengkapi dengan berbagai fasilitas unggulan, seperti olympic length sky pool, sky gym, dan area barbeque yang tersedia di rooftop.

Chief Marketing Officer Arumaya Residences Melani Winarti menegaskan, Arumaya Residences dikembangkan oleh dua pengembang terpercaya, yaitu Astra Property dan Hongkong Land. Meski terbilang masih muda, Astra Property yang merupakan lini bisnis ketujuh Astra Internasional sudah menghadirkan beberapa projek unggulan seperti Anandamaya Residences dan Asya serta proyek komersial Menara Astra dan Resta Pendopo km 456.

“Kedepan, Astra Property akan menggarap gedung kantor di kawasan integrasi bersama Arumaya Residences,” kata Melani.

Hongkong Land memiliki deretan projek yang sudah tidak perlu diragukan lagi, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Grup ini memiliki dan mengelola lebih dari 850 ribu m2 kantor premium dan properti ritel mewah di kota-kota besar Asia, terutama di Hong Kong, Singapura dan Beijing.

(Ismail Sidik)