Mozaik Budaya, Harmoni Nusantara yang Mempesona

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA – Ratusan seniman muda, dari mulai anak-anak, remaja dan dewasa, ikut ambil bagian dalam pergelaran Mozaik Budaya Harmoni Nusantara. Menampilkan rentak budaya dengan konteks lokalitas seni daerah. Menyenandungkan gita puja lewat rangkaian lagu-lagu daerah. Menghadirkan berbagai rangkaian tari, antara lain, tarian Aceh, Melayu, Kalimantan, Papua, dan tarian daerah lain dengan kemasan kontemporer.

Pementasan Mozaik Budaya Harmoni Nusantara yang diselenggarakan Program Budaya Manajemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ini, didukung Sanggar Bina Seni Atmaja Pelangi Nusantara TMII. Melibatkan para seniman, antara lain, Trimawarsanti (Koreografi), Chrystina Binol (Penata Rias dan Busana), Ahmad Kertaatmaja (Penata Musik), Rudi Hernanda, S.Sn (Penata Musik lagu untaian mutiara Nusantara, yang digarap secera Medley), serta melibatkan para vokalis dari Kita Production.

Realitasnya, keragaman budaya daerah yang dimiliki Indonesia, adalah salah satu elemen yang dapat dikemas dalam rangka merawat kebhinekaan dan kebangsaan. Peran kesenian melalui re-identifikasi kebhinekaan yang diharapkan menjadi hal menarik untuk menjadi solusi masalah sosial saat ini.

Potensi inilah yang ditampilkan oleh para seniman muda dalam pementasan Mozaik Budaya bertajuk Harmoni Nusantara yang digelar di Panggung Terbuka Candi Bentar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, beberapa waktu lalu.

Mozaik Budaya Harmoni Nusantara menjadi energi hidup. Bagian dari penghormatan dan penerimaan kebhinekaan bangsa Indonesia sebagai takdir. Sebuah pertunjukan yang membuka kesadaran kita, tentang wawasan tatanan dunia baru yang siap hidup berdampingan dengan penduduk bumi beragam corak. Dengan sikap egaliter, terbuka, toleran, dan mudah menerima kehadiran orang lain, yang selama ratusan tahun telah menjadi modal dasar bangsa Indonesia.

Baca Juga: Gelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk, Oase Ditengah Kegersangan

Harmoni Nusantara seakan ingin lebih menegaskan bahwa globalisasi telah menjadi kenyataan yang tak terelakan. Di tengah konteks percaturan budaya global, di mana kesadaran untuk mempertanyakan identitas jatidiri justru semakin besar.

Inilah hal yang mengiringi wacana tentang identitas (budaya) dalam globalisasi. Salah satunya melalui kesenian rakyat ini. Mozaik Budaya Harmoni Nusantara menjadi peristiwa kolektif. Perekat sosial yang membuat setiap warga bangsa memiliki kehendak untuk menjadi satu sebagai bagian dari ke-Indonesiaan.

Ragam keindahan itu pun mencuat di panggung pertunjukan. Di atas panggung, anak anak muda bangsa mampu mengeksplorasi keindahan dan merangkainya menjadi sajian penuh keindahan.

Ismail Sidik