Pariwisata Indonesia Peringkat Sembilan di Dunia

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA, 23 Oktober 2018 — Bolehlah kita berbangga hati. Pasalnya menurut World Travel & Tourism Council (WTTC) Pariwisata Indonesia menjadi yang tercepat ke-9 di dunia. Di Indonesia sendiri, pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling menggeliat dalam empat tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sektor pariwisata tumbuh begitu pesat sehingga pemerintah berani memproyeksikan sektor pariwisata akan menjadi penyumbang devisa terbesar pada 2019.

Target ini tidak terlalu muluk sebab Indonesia mempunyai punya seribu satu destinasi wisata, baik yang sudah terkenal maupun yang masih tersembunyi. Apalagi dengan pembangunan infrastruktur yang terus digenjot, dunia pariwisata pun dipastikan akan menjadi primadona baru bagi pemasukan negara.

Realitas itu yang dipaparkan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pada laporan pencapaian kinerja 4 Tahun Jokowi-JK yang mengusung tema “Membangun Manusia Indonesia Menuju Negara Maju”. Menpar Arief Yahya menyampaikan, saat ini bukan yang besar mengalahkan yang kecil, melainkan yang cepat mengalahkan yang lambat.

Kali ini, paparan capaian kinerja yang disampaikan Menpar Arief Yahya dibuat sangat berbeda, beberapa video paparan yang informatif disampaikan. Video pertama diawali dengan cuplikan video Presiden Jokowi yang menyebut “Menteri Pariwisata kita ini, Pak Arief Yahya memang sangat optimis sekali. Kelihatan sekali pertumbuhan pariwisata di Indonesia signifikan,” ucap Presiden Joko Widodo dalam video berdurasi satu menit yang langsung mendapat tepuk tangan paling riuh dari para rekan media yang hadir.

“Diharapkan pada tahun 2020 bisa melampaui CPO (minyak sawit mentah). Ini menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia. Dan yang paling kita senangi, pariwisata ini bisa menetes sampai ke bawah efeknya,” lanjut Presiden Jokowi.

Baca Juga: Terinspirasi Terracotta Warrior and Horses Tiongkok, Taman Gandrung, Banyuwangi Diresmikan

Dalam Konferensi Pers yang digelar di Ruang Serba Guna Gedung 3, Kementerian Sekretariat Negara (Sekneg), Selasa (23/10) hadir pula jajaran Kabinet Kerja di antaranya Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, acara dipimpin oleh Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dan Moderator Ahmad Erani Yustika.

Dalm kesempatan itu Menpar juga menyampaikan beberapa capaian sektor pariwisata Indonesia yang tumbuh pesat dalam empat tahun terakhir ini. Menurut World Travel & Tourism Council (WTTC) Pariwisata Indonesia menjadi yang tercepat ke-9 di dunia, nomor 3 di Asia dan nomor 1 di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu penerima devisa dari sektor pariwisata terus meningkat sejak 2015. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9. “Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan pariwisata tercepat nomor 9 di dunia, di Asia nomor tiga dan ASEAN nomor satu,” kata Menpar Arief Yahya.

Yang kedua, perusahaan media di Inggris The Telegraph mencatat Indonesia sebagai salah satu dari 20 negara dengan pertumbuhan pariwisata tercepat. “Bahkan mereka menilai pertumbuhan pariwisata Indonesia empat kali lebih tinggi dibanding pertumbuhan regional dan global. Data memang membuktikan klaim tersebut,” kata Menpar Arief Yahya.

Ismail Sidik