Menpar Ajak Mahasiswa Berpartisipasi Dalam Program Pariwisata Kemenpar

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi dalam berbagai program pariwisata Kementerian pariwisata, yaitu Wonderful Start Up Academy, Pengembangan Digital Destination bersama GenPI, dan mengembangkan bisnis Nomadic Tourism sebagai solusi sementara sebagai solusi selamanya.

Menpar Arief Yahya memaparkan hal itu kala menjadi keynote speaker di depan 1000 mahasiswa Universitas Bunda Mulia dalam acara Sustainable Tourism for Economic Development yang dilangsungkan di Grand Auditorium Universitas Bunda Mulia, Rabu (05/09).

Dalam kesempatan yang sama, Menpar Arief Yahya juga melakukan peresmian Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Universitas Bunda Mulia yang didampingi oleh Staf Khusus Bidang Komunikasi Don Kardono dan Tenaga Ahli Sustainable Tourism Valerina Daniel.

Menpar Arief Yahya menyampaikan paparan berjudul Sustainable Tourism: Peran Pariwisata dalam Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia yang menjelaskan tentang performansi sektor Pariwisata Indonesia, peran Sustainable Tourism, dan Young Entrepreneurship in Tourism.

“Untuk pengembangan pariwisata harus selalu mengedepankan prinsip Sustainable Tourism yang disebut 3P, yaitu Planet, People, dan Prosperity. Pengembangan pariwisata harus mengedepankan unsur kelestarian lingkungan, partisipasi masyarakat, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Menpar Arief Yahya.

Baca Juga: Gelaran Event Besar Dunia Semakin Perkuat Posisi Pariwisata Indonesia di Kancah Dunia

Mengenai Young Entrepreneurship in Tourism, Menpar Arief Yahya mengajak mahasiswa untuk bergabung dalam Wonderful Start Up Academy, Pengembangan Digital Destination bersama GenPI, dan mengembangkan bisnis Nomadic Tourism, sebagai solusi sementara sebagai solusi selamanya.

Untuk Wonderful Startup Academy, Menpar Arief Yahya menjelaskan bahwa program pariwisata tersebut merupakan start up bidang pariwisata yang akan dikembangkan Kemenpar, dibuat oleh anak muda dari sejumlah daerah di Indonesia. Diharapkan program pariwisata ini dapat merangkul banyak UKM lokal, dimana mereka akan diberi pelatihan dan modal.

“UKM pariwisata memang tidak secara langsung mendatangkan banyak wisman ke Tanah Air. Namun tentunya ikut berperan dalam berbagai hal, seperti mengembangkan sektor bisnis kepariwisataan Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Ismail Sidik