Sat. Oct 16th, 2021

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA – Masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Indonesia  tidak menghalangi service center PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI) untuk terus melayani pelanggan secara optimal. Panasonic selalu berupaya menghadirkan solusi pada masa pandemi ini dengan sistem layanan yang ketat dengan menerapkan protokol kesehatan demi keamanan konsumen dan karyawannya.

Memasuki masa new normal, dimana telah merubah kebiasaan masyarakat  untuk melakukan banyak aktivitas di rumah seperti Work From Home, berdampak terhadap besarnya penggunaan produk elektronik merek Panasonic, seperti produk penjernih udara. Hal tersebut membuat layanan atau service menjadi perhatian utama.

Service center Panasonic hadir agar pelanggannya dapat langsung bertatap muka dan konsultasi lebih detail tentang produk yang dapat ditemui di 44 kota di lebih dari 53 lokasi service center, sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan konsumen untuk tetap nyaman bersama alat elektronik Panasonic.

Selviah Baladraf, Head of Service Department PT. Panasonic Gobel Indonesia mengatakan Panasonic terus berinovasi bukan hanya dalam menghadirkan teknologi canggih, namun juga memberi kenyamanan bagi konsumen dengan terus menghadirkan layanan maksimal dan terbaik bagi konsumen dalam berbagai situasi, untuk tetap menjalani kehidupan yang lebih baik sesuai tagline Panasonic ‘A Better Life, A Better World’.

“Dalam kondisi pandemi seperti sekarang, kesehatan konsumen dan karyawan adalah prioritas utama perusahaan. Untuk itu Customer Service Dept PT. Panasonic Gobel Indonesia memastikan kinerja produk-produk Panasonic yang selalu prima dengan melakukan penyesuaian terhadap SOP yang berlaku dari sisi pelayanan. Teknisi Panasonic dan seluruh karyawan di service center diwajibkan mentaati aturan dan melengkapi diri dengan alat  protocol kesehatan, seperti masker, sarung tangan, dan membawa hand sanitizer. Selain itu kami juga melakukan beberapa langkah pencegahan di setiap service center yaitu melakukan screening terhadap setiap konsumen yang datang  dengan mengukur suhu tubuh, menyediakan alat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer dan memberlakukan pembatasan (social distancing) dengan konsumen pada area ruang tunggu receptionist di service center”, ujar Selviah Baladraf.

BACA JUGA: Efek Penghambatan pada Novel Coronavirus (SARS-Cov-2) yang Dikonfirmasi oleh AC Panasonic Menggunakan Teknologi nanoe™

Untuk memberikan pelayanan maskimal kepada setiap konsumen Panasonic, saat ini layanan purna jual PT. PGI sudah memiliki beberapa Alternative Customer Touch Point. Layanan ini kami bangun sejalan dengan berubahnya pola atau kebiasaan konsumen seiring dengan perkembangan zaman dimana konsumen memiliki kemudahan dalam  menjangkau layanan after sales Panasonic melalui omni channel (Hot line Number 0804-111-1-111, WA Business Official 0811-1-660-770, Twitter, Instagram, FB & Chat BOT) yang sudah kita miliki.

Adapun jam operasional layanan kami sebagai berikut :

  • Contact center :

Senin-Jumat jam 8.00 – 21.00 WIB
Sabtu – Minggu dan hari libur Nasional jam 8.00 – 18.00 WIB

  • Service center :

Senin – Jumat jam 8.30 – 17.30 WIB
Sabtu jam 9.00 – 14.00 WIB

Sejalan dengan pelayanan service center yang optimal, sikap positif dalam setiap interaksi dengan pelanggan, mengenali kebutuhan konsumen sehingga konsumen menjadi ‘agen’ promosi atas layanan perusahaan merupakan hal penting dalam memberikan pelayanan prima. Oleh karena itu, selama masa pandemi COVID-19 tak menghambat PT PGI untuk tetap melakukan pelatihan dan sertifikasi, baik bagi teknisi internal Panasonic maupun external seperti dealer dan SMK.

Adapun metode training dilakukan dengan dua cara yaitu, training secara virtual untuk product knowledge dan tatap muka training praktek, tentunya tetap dengan memberlakukan penyesuaian  terhadap jumlah peserta dan aturan prokes yang berlaku. Khusus training tatap muka dilakukan di area-area dimana Pemda setempat mengizinkan untuk menyelenggarakan training dengan metode ini.

“Pelatihan tersebut bertujuan agar pelayanan prima tidak hanya dipelajari secara teori, tetapi juga dipraktikan ketika menghadapi konsumen, dan diharapkan mampu membawa dampak positif seperti efektivitas dan efisiensi kerja, serta meningkatkan hubungan baik antara perusahaan dan konsumen, tutup Selviah Baladraf.

(Virnaz Adithya)