Sat. Oct 16th, 2021

TRAVELOUNGE.CO I MEDAN – Bang Sandi akhirnya menjajal jalur sepeda Tour de Samosir karena sulit dipungkiri leindahan Danau Toba menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan untuk datang ke salah satu Destinasi Super Prioritas itu. Cara untuk menikmatinya beragam, bersepeda keliling Pulau Samosir menjadi salah satu pilihan wisatawan untuk berolahraga (sport tourism) sambil menikmati keindahan alam Danau Toba.

Bang Sandi (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno) disela kunjungan kerjanya ke Danau Toba (27/3/2021) menyempatkan diri bersepeda di Pulau Samosir sambil menikmati keindahan alam yang ada.

Pulau Samosir memang layak dijadikan lokasi sport tourism. Selain alamnya yang memukau, juga didukung jalan lingkar Samosir yang sudah mulus. Berbagai event balap sepeda nasional seperti Tour de Samosir juga pernah digelar di pulau seluas 63.000 hektare itu.

“Jalurnya asik, dibalut keindahan Pulau Samosir, namun saya tekankan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan saya juga berpesan agar selalu mengutamakan keselamatan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno usai bersepeda.

BACA JUGA: Ada Pembayaran Ganti Untung Pembebasan Lahan Enclave Mandalika

Sandiaga Uno bersama Samosir Bicycling Community melakukan serangkaian olahraga mulai dari bersepeda sejauh 10 kilometer dan berlari sejauh 2,5 kilometer. Rute yang dilalui Menparekraf merupakan spot-spot wisata terbaik di Pulau Samosir. Mulai dari panorama melewati dermaga Ambarita kemudian melintasi Garoga menuju ringroad hingga finish di Desa Tuk Tuk.

Danau Toba sendiri merupakan danau yang populer di Sumatera Utara dengan pemandangan alam kawasannya yang mutlak tak bisa ditawar. Hamparan hijau perbukitan di sekitarnya, serta biru danau dengan Pulau Samosir yang berada di tengah adalah gambaran keindahan tempat ini.

Pemerintah terus menggenjot pengembangan infrastruktur yang ada di Danau Toba termasuk Pulau Samosir di dalamnya. Termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) juga harus berjalan beriringan.

“Pengembangan infrastruktur tidak akan sukses jika SDM dan masyarakatnya juga tidak dibangun. Jadi bangun raganya, bangun jiwanya. Bukan hanya membangun infrastrukturnya saja tapi juga membangun manusianya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

(Ismail Sidik)