Today

BYD Di-Space Zhengzhou, Museum Sains NEV yang Hadirkan Edukasi Mobilitas Masa Depan

Travelounge

Eksterior gedung BYD Di-Space Zhengzhou

travelounge.co | Zhengzhou, 22 Januari 2026 – BYD meresmikan BYD Di-Space Zhengzhou sebagai museum sains berbasis pengalaman publik yang menyoroti perkembangan teknologi New Energy Vehicle (NEV) di Tiongkok.

Museum ini melengkapi ekosistem inovasi BYD dalam pengembangan mobil listrik serta memperluas literasi publik terhadap teknologi kendaraan listrik.

Kehadirannya juga sejalan dengan tren global penguatan edukasi teknologi otomotif listrik sebagai bagian dari transisi menuju mobilitas berkelanjutan.

BYD Di-Space Zhengzhou museum sains NEV tampak eksterior

BYD Di-Space berlokasi di Distrik Erqi, Zhengzhou, dan telah dibuka untuk publik sejak 2024.

Museum ini menjadi salah satu fasilitas edukasi pertama di dunia yang secara khusus didedikasikan untuk teknologi NEV.

Fasilitas tersebut menempati area pameran dalam ruang seluas 15.000 meter persegi dan area luar ruang 8.500 meter persegi.

Nilai investasi pembangunan Di-Space diperkirakan mencapai sekitar 200 juta yuan.

BYD memposisikan Di-Space bukan sekadar ruang pamer teknologi.

Sebaliknya, fasilitas ini dirancang sebagai platform edukasi publik yang mudah diakses dan relevan bagi masyarakat luas.

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menjelaskan bahwa Di-Space merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendekatkan teknologi mobilitas masa depan kepada publik.

Menurutnya, literasi teknologi berperan penting dalam mempercepat adopsi kendaraan energi baru.

Oleh karena itu, Di-Space dikembangkan sebagai jembatan edukasi antara inovasi industri dan pemahaman masyarakat.

Menjelajahi Teknologi dan Masa Depan Mobilitas

Instalasi Patent Waterfall atau ruang immersive 3D.

Museum ini terdiri dari empat lantai ruang pameran yang dirancang sebagai perjalanan memahami evolusi energi dan kendaraan.

Pada lantai pertama, pengunjung diajak menelusuri sejarah perkembangan transportasi dan peran BYD dalam industri kendaraan listrik global.

Di area ini, pengunjung juga dapat melihat transformasi produk BYD sejak peluncuran mobil konsep pertamanya pada 2004 hingga model listrik generasi terbaru.

Sementara itu, lantai kedua dan ketiga menghadirkan pengalaman yang lebih interaktif.

Pengunjung dapat menyaksikan simulasi proses manufaktur serta eksplorasi teknologi inti BYD seperti Blade Battery, e⁴ Platform, sistem suspensi Yun Nian, dan teknologi Dual Mode generasi kelima.

Salah satu instalasi utama di area ini adalah Patent Waterfall yang menampilkan lebih dari 10.000 paten teknologi BYD.

Instalasi tersebut merepresentasikan kekuatan riset dan pengembangan sebagai fondasi utama industri kendaraan energi baru.

Di lantai keempat, Di-Space berfungsi sebagai ruang pembelajaran sains.

Area ini dilengkapi kelas multifungsi dan ruang diskusi yang dapat digunakan untuk pelajar, komunitas, maupun pengunjung umum.

Selain ruang pameran utama, museum ini juga dilengkapi plaza terbuka dan aula kegiatan.

Terdapat pula ruang visualisasi 3D tanpa kacamata seluas 260 meter persegi yang menghadirkan pengalaman imersif tentang masa depan mobilitas.

Di-Space turut menyediakan area showroom yang menampilkan berbagai model kendaraan BYD Group.

Dengan demikian, pengunjung dapat menghubungkan pemahaman teknologi dengan produk nyata.

BYD Di-Space Zhengzhou sebagai Pusat Edukasi NEV Publik

Sebagai museum sains otomotif berbasis pengalaman, Di-Space menggabungkan unsur edukasi, hiburan, dan interaksi teknologi dalam satu ruang.

Konsep ini dirancang agar pengunjung tidak hanya membaca informasi, tetapi juga merasakan langsung perkembangan inovasi kendaraan energi baru.

Berbagai fasilitas utama yang dapat dinikmati pengunjung meliputi:

  • Pameran sejarah evolusi kendaraan energi baru
  • Simulasi manufaktur dan teknologi inti BYD
  • Instalasi Patent Waterfall berbasis data inovasi
  • Ruang edukasi dan kelas publik lintas usia
  • Area visualisasi 3D tentang masa depan mobilitas
  • Showroom kendaraan BYD dan Denza

Pendekatan ini menjadikan museum sebagai ruang eksplorasi teknologi yang aktif.

Pengunjung tidak hanya berperan sebagai penonton, tetapi juga sebagai peserta dalam proses pembelajaran.

BYD menilai keterbukaan informasi teknologi penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik.

Di sisi lain, model edukasi seperti ini dinilai relevan bagi banyak negara, termasuk Indonesia.

Pasalnya, Indonesia saat ini tengah mempercepat transisi energi di sektor transportasi.

Melalui pendekatan edukatif, masyarakat dapat memahami bahwa kendaraan listrik bukan sekadar produk teknologi tinggi.

Sebaliknya, kendaraan listrik diposisikan sebagai solusi mobilitas jangka panjang yang realistis.

Ke depan, Di-Space diharapkan menjadi referensi global dalam pengembangan museum teknologi otomotif berbasis pengalaman publik.

Langkah ini memperkuat posisi BYD tidak hanya sebagai produsen kendaraan energi baru.

Lebih jauh, BYD juga tampil sebagai fasilitator literasi teknologi dan budaya mobilitas berkelanjutan.(Harish E.)

Related Post