Cinta Pertama, Kedua, dan Ketiga, Apa Gunanya?

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA— Cinta pertama, kedua, dan ketiga, apa gunanya? Setelah film ‘Dua Garis Biru’ pada tahun 2019 lalu, Starvision dan Wahana Kreator kembali berkolaborasi mempersembahkan film garapan penulis dan sutradara sekaligus produser Gina S. Noer, berjudul Cinta Pertama, Kedua & Ketiga.

Gala premiere film ini digelar pada Selasa (28/12) di Epicentrum XXI Jakarta. Ini adalah film kedua Gina S. Noer sebagai sutradara dan penulis skenario. Cinta Pertama, Kedua & Ketiga, katanya, ini sebuah film keluarga yang reflektif dan menghangatkan. Betulkah?

“Film ini adalah surat cinta untuk banyak keluarga yang selalu berusaha mencari bentuk terbaik dalam keadaan tersulit pun. Film ini berusaha mengulik bagaimana keluarga tetap bisa terbentuk di keadaan yang tak ideal. Tentang dua keluarga dengan orang tua tunggal, anak yang mendewasa di rantai sandwich generation, dan yang menjadi pengurus Orangtuanya yang sakit. Mereka bertemu di masa pandemi, tetapi tetap bisa lincah berdansa dengan hidup untuk menemukan cinta, humor, dan harapan di sana,” kata Gina S. Noer, peraih penghargaan ganda Penulis Skenario Asli dan Adaptasi Terbaik di Festival Film Indonesia 2019. Gina berharap film ini bisa memberi penyegaran atas makna baru tentang keluarga serta relasi antar-anggota keluarganya.

Chand Parwez Servia, Direktur Utama Starvision & Produser film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga, mengatakan karya kolaborasi ini mengajak kita untuk bercermin tentang nilai-nilai cinta dan keluarga. Indah penuturannya tapi bernas pesannya.

BACA JUGA: Seluruh Penumpang KAI Dipastikan Sehat dan Penuhi Persyaratan

Kepiawaian Gina S. Noer tidak perlu diragukan lagi dalam menuturkan kisah reflektif namun tetap renyah dan enak ditonton oleh seluruh keluarga. Film Dua Garis Biru yang meraup sukses, baik dari segi jumlah penonton maupun sambutan positif dari kalangan kritikus dan pengamat film, menjadi bukti bahwa Gina S. Noer merupakan sineas perempuan Indonesia yang berbakat dan diperhitungkan.

“Wahana Kreator menyambut baik kolaborasi kedua bersama dengan Starvision untuk mendukung eksplorasi Gina dalam film ini. Banyak hal yang dipelajari selama proses produksi dan pembuatan film ini yang mudah-mudahan membuat kolaborasi ini semakin solid dan dapat dinikmati oleh seluruh Keluarga Indonesia. Kami selalu percaya cerita
yang tulus bisa pemicu semangat di keadaan dunia yang sedang menantang”, tambah Salman Aristo, CEO Wahana Kreator.

Film ini adalah film yang pertama kali diproduksi pada masa awal pandemi 2020. Ceritanya mengenengahkan kisah Raja (Angga Yunanda) dan Asia (Putri Marino). Keduanya mewakili anak yang beranjak dewasa dengan beban tanggung jawab mengurus orangtuanya. Haruskah mereka mengalah untuk orangtuanya, dan apakah itu yang terbaik untuk semua sebagai keluarga yang utuh? “Cinta Pertama, Kedua & Ketiga” adalah tentang perayaan cinta dan keluarga yang penting ditonton segenap keluarga untuk menghangatkan hati.

(Ismail Sidik Sahib)