Destinasi Rohani di Masjid ALatief

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA – Tidak banyak mal, plasa atau pusat perbelanjaan berfasilitas masjid yang megah, resik dan hingar dengan ragam aktivitasnya. Salah satu pusat perbelanjaan yang punya masjid megah adalah Pasaraya Blok M Jakarta Selatan dengan keberadaan Masjid ALatief.

Masjid ALatief berada di tengah pusat perbelanjaan Pasaraya kawasan Blok M dengan fasilitas ibadah yang terbilang cukup mewah dan nyaman. Masjid ALatief memberikan kenyamanan dengan fasilitas ruang wudhu yang bersih, ruang pengering kaki setelah wudhu, tempat penitipan sandal yang rapi, kain sujud yang menjuntai sepanjang masjid, serta yang tak kalah menariknya ruang khusus untuk khatib yang resik sebelum memasuki masjid.

Masjid ALatief diambil dari nama sang pendiri yakni Abdul Latief, pemilik Pasaraya dibawah bendera ALatief Corporation. Berdiri pada 1 Muharam 1430 yang tepatnya pada pertengahan 2009 lalu dengan menempati area seluas kurang lebih 1000 meter persegi atau setengah luas lantai Pasaraya. Masjid yang bernuansakan Timur Tengah ini sanggup menampung 1400 jamaah. Berbeda dengan mushala-mushala umumnya di pusat perbelanjaan, Masjid Alatief memberikan fasilitas beribadah yang bersih, nyaman, tenang, dan aman.

Baca Juga: Pasaraya Blok M, Destinasi Ramadan yang Asik

Masjid ALatief ini merupakan bentuk value terhadap Islam sekaligus ingin menjadi pionir tempat ibadah, bukan sekedar fasilitas penunjang saja. Ornamen yang dimiliki masjid megah ini identik dengan paduan warna cerah merah maroon dan emas. Suasana dingin dan sejuk full AC, serta lantai karpet merah menambah kesan mewah dan asri.

“Masjid ALatief menjadi destinasi rohani yang sempurna. Penat berbelanja dan berkulineria, pengunjung Pasar Raya dapat menunaikan shalat di masjid ALatief,” tandas Medina Latief, CEO Pasar Raya.

Menurut Medina, pada Bulan Suci Ramadan ini aktivitas masjid kian beragam.” Aktivitas masjid sangat penuh. Ada tausyiah dari Aa Gym, Ust.Arifin Ilham, Mamah Dedeh dan yang lainnya. Tiap hari ada Majlis, tadarus, kultum dan buka bersama,” jelas Medina Latief.

Dengan ragam aktivitas itu, tidak heran kalau masjid ini dipenuhi jamaah yang sebagian besar adalah para profesional.

Ismail Sidik