Wed. Oct 20th, 2021

TRAVELOUNGE.CO | SEOUL – Hyundai Motor Group (Grup) hari ini (19/4) mengumumkan Chang-Hyeon Song yang menjabat sebagai Presiden untuk mengawasi bisnis mobilitas Hyundai Motor Company dan Kia Corporation. Hyundai juga mengumumkan pembentukan divisi baru, Transportation-as-a-Service (TaaS), dan juga menunjuk Song sebagai kepala divisi tersebut.

Divisi baru TaaS ini akan bertanggung jawab untuk membangun strategi dan semua aspek layanan mobilitas global termasuk perencanaan, pengembangan, dan operasi bisnis. Organisasi baru ini akan merampingkan layanan mobilitas Hyundai yang sudah ada, kemudian memperkenalkan model layanan baru berdasarkan data pengguna untuk meningkatkan daya saing bisnis mobilitas globalnya. Divisi ini juga berencana menciptakan ekosistem mobilitas yang akan mendorong kolaborasi antara berbagai pemain dalam industri.

Melalui pengalaman yang dimiliki Song, Hyundai berencana untuk mempercepat transisi menjadi Penyedia Solusi Mobilitas Cerdas dengan mendobrak paradigma industri otomotif tradisional.

Song adalah sosok yang terkenal di industri teknologi. Song telah mengembangkan keahliannya melalui perusahaan teknologi global seperti Apple dan Microsoft. Beliau juga pendiri Naver Labs, unit R&D dari search engine terbesar di Korea Selatan dan Information and Communication Technology (ICT) dari merek global Naver, di mana Song menjabat sebagai Chief Technology Officer.

BACA JUGA: IIMS Langkah Strategis Meningkatkan Pariwisata

Sebelum bergabung dengan Hyundai, Song mendirikan startup yang bergerak di transportation-as-a-service otonom, 42dot, pada tahun 2019, di mana ia memimpin pengembangan platform teknologi mengemudi otonom dan mobilitas.

“Hyundai dan Kia adalah perusahaan dengan kemampuan untuk memberikan pengalaman mobilitas yang inovatif dan berharga kepada pelanggannya,” ujar Chang-Hyeon Song.

Song menambahkan, “Kami akan mencoba untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dan menginisiasi pertumbuhan industri mobilitas yang berkelanjutan dengan bekerja sama erat dengan pemerintah serta bisnis mobilitas lainnya.”

Hyundai dan Kia kedepannya berencana untuk lebih meningkatkan aliansi serta kerja sama dengan perusahaan mobilitas di seluruh dunia.

(Savor)