Sat. Oct 16th, 2021

TRAVELOUNGE.CO | SINGAPURA – Peluncuran Hall of Fame @ Kampong Gelam yang merupakan Kawasan etnis bersejarah dan seni perkotaan Singapura, Rabu (28/4).

Kampong Gelam memperkenalkan pengalaman baru bagi wisatawan, mulai dari Aula grafiti pertama di Asia Tenggara of Fame dengan 17 seniman yang berbasis di Singapura. grafiti mencakup 131 meter di sepanjang Bali Lane dan 107 meter di sepanjang Ophir Road, Hall of Fame setinggi lima meter diatur untuk menjadi salah satu pengalaman seni jalanan paling terkemuka di wilayah ini.

Menekankan posisi Kampong Gelam sebagai kawasan seni jalanan terkemuka di Singapura dan galeri terbuka terbesar di negara itu, Hall of Fame kelas dunia ini merayakan semangat, keragaman, dan kebebasan berekspresi. Karya seni berskala besar dilukis dalam berbagai gaya khas, menampilkan karya seniman seperti pelopor seni jalanan ZERO yang produktif, Didier ‘Jaba’ Mathieu, dan Hegira, duo seniman Studio Moonchild dan seniman tato Sei10, Para seniman juga akan bergabung dalam mini-series tiga episode Seni Jalanan di Kampong Gelam.

BACA JUGA: Kemenparekraf dan Grab Indonesia Dukung Pariwisata Jateng

Salah satu Grafiti di Kampong Gelam Singapura, Betta Fish [travelounge.co]
Dengan menggali potensi daerah Hall of Fame menyambut baik kolaborasi lintas budaya pertamanya, yang berlangsung dari jarak jauh antara seniman mural terkenal Indonesia, Stereoflow, dan seniman Singapura ZERO. Gaya khas ZERO akan diremix dan disajikan sebagai bagian dari Hall of Fame di Bali Lane sementara Stereoflow akan melukis remix khasnya di M Bloc Space, Jakarta.

Di samping Hall of Fame, pengunjung juga dapat menantikan aktivitas terkait dan pengalaman perkotaan yang ditawarkan di kawasan ini. Terhubung dengan energi Kampong Gelam melalui Wisata Hall of Fame Kampung Glam Sidecars Singapura dengan pilihan makanan “dalam penerbangan” dan jalan-jalan seni dengan Artwalk Singapura oleh Mural Lingo. Tur jalan kaki yang dipandu sendiri dan lokakarya lukisan semprot.

(Savor)