Today

Inggris dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis untuk Lindungi Alam dan Gajah Sumatra

Rhadzaki

kerja sama Inggris Indonesia konservasi

travelounge.co | London, 22 Januari 2026 – Pemerintah Inggris dan Indonesia memperkuat kerja sama strategis dalam upaya perlindungan keanekaragaman hayati, komunitas lokal, dan spesies ikonik Indonesia, termasuk gajah Sumatra, melalui penandatanganan kemitraan strategis baru.

Kemitraan ini dibahas dalam forum tingkat tinggi yang digelar di Lancaster House, dan dipimpin oleh Menteri Inggris untuk Kawasan Indo-Pasifik Seema Malhotra bersama Utusan Khusus Presiden Indonesia untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo.

Forum tersebut menjadi wadah penggalangan dukungan internasional bagi konservasi lanskap unik Indonesia, termasuk melalui Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Provinsi Aceh serta pembentukan Iconic Species Investor Working Group untuk mendukung taman nasional di berbagai wilayah Indonesia.

kerja sama Inggris Indonesia konservasi

Dihadiri Presiden Prabowo dan Tokoh Global

Diskusi tingkat tinggi ini turut dihadiri Prabowo Subianto, para menteri, pelaku usaha, filantropis, serta perwakilan organisasi masyarakat sipil, termasuk Circular Bioeconomy Alliance.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan resepsi singkat yang dihadiri Charles III, pendiri Circular Bioeconomy Alliance, yang menekankan pentingnya percepatan transisi menuju ekonomi berbasis alam.

PECI Jadi Model Konservasi Terpadu

PECI menjadi contoh pendekatan pengelolaan lanskap terpadu yang menggabungkan konservasi gajah Sumatra, produksi agroforestri berkelanjutan, serta pengembangan ekonomi lokal.

Inisiatif ini dirancang untuk melindungi gajah Sumatra yang terancam punah sekaligus menjaga hutan sebagai habitat alaminya, sehingga tercipta hubungan harmonis antara satwa liar, alam, dan masyarakat yang hidup berdampingan.

Selain perlindungan keanekaragaman hayati, pendekatan ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal, termasuk peningkatan ketahanan iklim terhadap risiko bencana seperti banjir bandang.

Kepemimpinan Indonesia dalam Aksi Iklim dan Keanekaragaman Hayati

Menteri Inggris untuk Indo-Pasifik, Seema Malhotra, menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama untuk menghadapi perubahan iklim dan melindungi alam.

“Inggris bangga bekerja sama dengan Indonesia untuk melindungi alam, termasuk gajah Sumatra. Proyek PECI membantu menjaga lingkungan sekaligus mendukung masyarakat dan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni menegaskan bahwa PECI merupakan prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, program PECI diperluas hingga mencakup 90.000 hektar pada Agustus 2025, dengan dukungan Pemerintah Inggris serta kolaborasi WWF-Indonesia dan PT Tusam Hutani Lestari.

“PECI juga akan berfokus pada pengembangan agroforestri, ekowisata berbasis konservasi, serta implementasi Nilai Ekonomi Karbon sebagai model konservasi nasional,” jelas Raja Juli Antoni.

Pembiayaan Inovatif untuk Konservasi Nasional

CEO WWF-Indonesia Aditya Bayunanda menilai perlindungan habitat gajah Sumatra di kawasan Peusangan sangat krusial dalam menjaga sumber air dan cadangan karbon Indonesia.

“Inisiatif ini menunjukkan bagaimana pembiayaan konservasi inovatif dapat mendorong aksi lokal dan mendukung visi Indonesia menuju masa depan yang tangguh terhadap iklim,” ujarnya.

Senada dengan itu, CEO Circular Bioeconomy Alliance Marc Palahí menegaskan bahwa PECI menawarkan cetak biru praktis bagi pengembangan ekonomi berbasis alam.

“Dengan menggabungkan konservasi, produksi berkelanjutan, dan pengembangan ekonomi lokal, PECI dapat direplikasi tidak hanya di Aceh, tetapi juga di berbagai lanskap Indonesia,” katanya.

Menuju Ekonomi Berbasis Alam

Kolaborasi antara Inggris dan Indonesia ini menegaskan arah baru pembangunan yang menempatkan alam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Melalui pendekatan terpadu, kemitraan ini diharapkan mampu melindungi keanekaragaman hayati, memperkuat mata pencaharian masyarakat, serta membangun ketahanan jangka panjang bagi manusia dan alam di Indonesia. (Rhadzaki)

Related Post