Sat. Oct 16th, 2021

TRAVELOUNGE.CO, JAKARTA – Dengan adanya komitmen sosial untuk Carbon Neutrality dan Sustainable Development Goals (SDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di mana hal ini membawa perubahan besar dalam gaya hidup konsumen di seluruh dunia. Lingkungan sosial, kebutuhan mobilitas, dan tuntutan gaya hidup konsumen telah berkembang sebagai bagian new luxury vision . Selama lebih dari lima belas tahun, Lexus telah mempelopori dan menyempurnakan visi elektrifikasi masa depan yakni Lexus Electrified yang telah melahirkan kendaraan yang menjawab kebutuhan masa depan. 

Tahap berikut visi Lexus Electrified diwujudkan dengan perkenalan Lexus UX 300e. Ini adalah model Lexus pertama di dunia yang menggunakan sistem penggerak listrik murni diluncurkan di Indonesia untuk pasar Asia Tenggara akhir 2020 lalu. Dengan Lexus UX 300e, Lexus ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa Lexus sudah siap untuk menghadapi era elektrifikasi yang semakin mendekat dan menyambut masa depan dengan optimisme.

Untuk mempercepat perencanaan dan pengembangan produk yang beragam dan menarik, Lexus dijadwalkan membuka business and technical center baru di Maret 2024, SHIMOYAMA TECHNICAL CENTER. Semua tim yang terlibat dalam pengembangan merek Lexus, desain, teknologi dan perencanaan produksi akan berkolaborasi dalam menciptakan kendaraan generasi berikutnya.

Kemudian di tahun 2050, Lexus memiliki visi untuk mencapai carbon neutrality di sepanjang siklus hidup seluruh lini modelnya – mulai dari pembuatan bahan dan suku cadang kendaraan, hingga logistik dan pembuangan akhir dan proses daur ulang kendaraan lama. Dengan misi yang jelas untuk mencapai carbon neutrality, Lexus akan berkontribusi langsung dalam mengurangi dampak lingkungan dari proses pembuatan bahan-bahan kendaraannya

Selain memperkuat dan memperluas lini model-modelnya, Lexus akan tetap menghadirkan beberapa model sport yang lekat dengan sensasi berkendara, mobil tanpa supir, dan mobil dengan genre baru yang belum pernah ada sebelumnya. Lexus akan memberikan sensasi pengalaman baru yang melebihi ekspektasi pelanggannya.

Performa keseluruhan LF-Z Electrified Concept mengusung tema “Lexus Driving Signature”, sebuah pengalaman berkendara Lexus yang unik yang bertujuan untuk menciptakan harmonisasi antara pengemudi dan kendaraan dalam semua situasi berkendara.

Lexus Driving Signature terlihat dari platform yang didesain khusus untuk BEV, di mana baterai diposisikan secara memanjang di bawah lantai kendaraan agar sasis lebih kuat dan pusat gravitasi kendaraan lebih rendah untuk menghasilkan dinamika berkendara yang lebih baik. Selain itu, desain ini membantu untuk mengurangi getaran dan suara yang dapat memasuki kabin penumpang. Dalam setiap inovasinya, Lexus selalu memprioritaskan kenyamanan dan ketenangan berkendara sebagai bagian dari DNA Lexus.

BACA JUGA: Lexus Meluncurkan LF-Z Electrified Concept

“TAZUNA” KONSEP INTERIOR MASA DEPAN

Untuk mewujudkan human-centered approach yang telah menjadi dasar merek Lexus sejak kelahirannya, ruang kemudi Lexus LF-Z Electrified Concept dirancang berdasarkan konsep baru “Tazuna”. Tazuna adalah istilah Jepang yang menjelaskan penggunaan tali kekang untuk mengendalikan seekor kuda. Posisi dan fungsi setiap titik di dalam kabin telah di desain dengan cermat untuk dapat melayani pengemudi masa depan dengan sebaik-baiknya.

Penggunaan konsep Tazuna didukung oleh all-new multi-screen interface. Terinspirasi dari bentuk kupu-kupu hitam, layar-layar ini ditempatkan di sepanjang garis pandangan alami pengemudi. Selain itu, tombol-tombol di lingkar kemudi, tampilan head-up display, sistem navigasi, sistem audio, dan driving mode, dapat dioperasikan tanpa menggerakkan garis pandang pengemudi yang dapat mengurangi konsentrasi berkendara.

Pengemudi dapat berinteraksi dengan Artificial Intelligence  (AI) melalui sentuhan atau suara saat mengemudi Lexus LF-Z Electrified Concept. Sistem AI mempelajari preferensi dan karakteristik perilaku pengemudi dan memberikan bantuan berkendara kepadanya. Komunikasi melalui suara akan berkontribusi pada peningkatan pengoperasian saat mengemudi. Sistem pengenalan suara menggunakan AI terbaru untuk mengenali, mempelajari, dan beradaptasi dengan kebiasaan dan preferensi pengemudi dan akan mendukung kebutuhan pengemudi disaat berkendara seperti menentukan rute mengemudi dan bahkan membuat reservasi restoran.

Lexus Indonesia ingin memperluas tanggapannya terhadap meningkatnya minat untuk mobil listrik di Indonesia, termasuk pengembangan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV). Seiring dengan rencana Lexus untuk memperkuat visi Lexus Electrified, Lexus Indonesia juga senantiasa akan meningkatkan ownership experience untuk ekosistem Lexus Electrified di Indonesia.

“Dengan pengalaman lima belas tahun dalam pengembangan teknologi elektrifikasi, Lexus sangat siap untuk menghadapi the future of luxury mobility. Untuk para Lexus enthusiasts, nantikan peluncuran rangkaian Lexus Electrified Models di Indonesia” ucap Meinisa, General Manager Lexus Indonesia

(Virnaz Adithya)