Pelepasan Lampion Terakhir Setelah Satu Dekade DCF

TRAVELOUNGE.CO I JAKARTA – Sejatinya aktivitas menyalakan lampion hingga menerbangkannya memang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke Dieng Culture Festival (DCF). Tapi pelepasan lampion kali ini menjadi yang terakhir. Hal ini termaktub dari akun instagram resmi DCF @festivaldieng, Pelepasan Lampion kali ini menjadi yang terakhir setelah satu dekade DCF berlangsung.

“Terima kasih Indonesia, ini adalah tahun terakhir Dieng Culture Festival dengan lampion, tahun depan kita tidak akan menggunakan lampion lagi. Terima kasih yang telah mendukung kami kalian yang terbaik sampai jumpa di jazzatasawan 2020,” tulis @festivaldieng di halaman _instastory_ nya.

Sebagaimana diketahui, perhelatan event tahunan Dieng Culture Festival (DCF) 2019 mempromosikan pariwisata di wilayah Dieng Kulon, Jawa Tengah, dan sekitarnya kepada wisatawan.

Ketua Panitia Dieng Culture Festival Alif Fauzi di Dieng Kulon, Banjarnegara, Sabtu (3/8/2019), mengatakan ajang DCF juga dinilai mampu membawa dampak ekonomi dari sisi pariwisata bagi masyarakat Dieng Kulon di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Hingga memasuki tahun yang ke-10, event budaya yang menjadi agenda tahunan kalender pariwisata Indonesia itu nyatanya selalu menyedot kunjungan wisatawan ke Dieng,” katanya.

Selama tiga hari gelaran acara, banyak wisatawan memadati daerah berjuluk negeri atas awan. Hal ini membuktikan DCF menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari berbagai penjuru daerah untuk datang.

Baca Juga: Keunikan Kayak Marathon & Stand Up Paddle Promosikan Keindahan Alam Pulau Belitung

Ratusan homestay di Dieng dan sekitar telah penuh terisi pada 2-4 Agustus 2019. Wisatawan bahkan telah memesan kamar sejak Januari 2019, jauh sebelum event ini diadakan.

“Pada tahun 2018, kami telah memperkirakan dengan Pemerintah Provinsi, Selama perhelatan DCF terhitung ada Rp58 miliar. Jumlah itu, sama dengan jumlah penjualan hasil panen kentang selama sata tahun,” katanya.

Di tempat terpisah, Ketua Tim Pelaksana Calender of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty mengatakan, gelaran DCF ini memang sangat konsisten dan menjadi agenda wajib bagi wisatawan khususnya generasi milenial untuk menyaksikan event yang berada di ketinggian 2300 meter di atas permukaan laut itu.

“DCF ini menjadi sarana agar masyarakat turut merasakan dampak pariwisata juga. Semua diajak untuk menyukseskan DCF 2019 dan semua diajak untuk sadar pariwisata,” kata Esthy Reko Astuti.

Menariknya, DCF yang masuk satu dekade ini menyuguhkan beberapa atraksi yang ditunggu, mulai dari Senandung Atas Awan dimana beberapa artis seperti Gugun Blues Shelter, Pusakata, Djaduk Ferianto, dan Isyana Sarasvati unjuk kebolehan.

Ada pula Festival Domba Batur, Java Coffee Festival, Sendra Tari Tradisional, pemotongan rambut gimbal, dan yang paling ditunggu adalah pelepasan lampion yang menjadi bagian dari Sky Lantern Festival.

Ismail Sidik