Today

XPENG Percepat Era Physical AI, Siap Kuasai Pasar Global 2026

Travelounge

xpeng percepat era physical ai kendaraan listrik modern

Jakarta, 26 Maret 2026 – XPENG percepat era physical AI sebagai langkah strategis menuju transformasi mobilitas global berbasis kecerdasan buatan.

Momentum ini didukung kinerja kuat sepanjang 2025 yang memperlihatkan pertumbuhan signifikan dari sisi penjualan dan profitabilitas.

Ambisi tersebut sekaligus menandai ekspansi besar XPENG ke pasar internasional dengan pendekatan teknologi sebagai fondasi utama.

xpeng percepat era physical ai kendaraan listrik modern

XPENG mencatat pengiriman kendaraan mencapai 429.449 unit sepanjang 2025.

Angka ini melonjak 126 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perusahaan juga membukukan laba bersih kuartalan pertamanya pada kuartal keempat 2025.

Nilainya tercatat melebihi RMB 380 juta.

Model MONA M03 dan P7+ menjadi kontributor utama penjualan.

Produksi massal X9 juga memperkenalkan konsep baru “one-vehicle, dual-energy”.

Ekspansi global berkontribusi lebih dari 15 persen terhadap total pendapatan perusahaan.

XPENG percepat era physical AI melalui autonomous driving

XPENG kini fokus pada pengembangan physical AI sebagai arah utama inovasi.

Perusahaan membangun teknologi secara terintegrasi dari chip hingga sistem AI.

Salah satu terobosan utamanya adalah autonomous driving VLA 2.0.

Teknologi ini mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang mendekati manusia.

XPENG menargetkan fully autonomous driving dapat diwujudkan dalam 1 hingga 3 tahun ke depan.

Teknologi ini juga diarahkan untuk menjadi fitur mass market.

Beberapa fokus pengembangannya meliputi:

  • Integrasi AI end-to-end
  • Keamanan dan kenyamanan berkendara
  • Skalabilitas global
  • Efisiensi komputasi kendaraan

Pendekatan ini menjadikan kendaraan sebagai agen cerdas berbasis AI.

Ekspansi global dan inovasi produk di 2026

XPENG akan meluncurkan empat model baru untuk pasar global pada 2026.

Salah satunya adalah SUV flagship enam penumpang dengan teknologi autonomous level 4.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi agresif perusahaan.

XPENG menargetkan kontribusi pasar global mencapai lebih dari 20 persen.

Pengiriman kendaraan ke luar negeri juga akan digandakan.

Jaringan distribusi akan diperluas hingga 680 outlet global.

Eropa masih menjadi pasar utama.

Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, dan Malaysia, menunjukkan pertumbuhan pesat.

XPENG juga memperkuat produksi lokal dan infrastruktur pengisian daya.

Selain kendaraan listrik, XPENG mengembangkan robotaxi dan humanoid robot.

Robotaxi telah mendapatkan izin uji jalan di Guangzhou.

Layanan pilot untuk penumpang ditargetkan mulai paruh kedua 2026.

Humanoid robot “Iron” ditargetkan masuk produksi massal akhir 2026.

Kapasitas produksinya diproyeksikan lebih dari 1.000 unit per bulan.

XPENG memproyeksikan pasar physical AI akan melampaui industri otomotif dalam 5 hingga 10 tahun ke depan.

Robotaxi dan humanoid robot dinilai memiliki potensi bernilai triliunan dolar.

Untuk mendukung strategi ini, XPENG mengalokasikan investasi besar di R&D.

Sepanjang 2025, total investasi mencapai RMB 9,5 miliar.

Sebesar RMB 4,5 miliar difokuskan pada pengembangan AI.

Pada 2026, investasi physical AI akan meningkat menjadi RMB 7 miliar.

Keunggulan masa depan dinilai tidak hanya bergantung pada skala produksi.

Kepemimpinan teknologi dan komersialisasi AI menjadi kunci utama.

XPENG kini berada di jalur transformasi menuju ekosistem mobilitas berbasis AI yang terintegrasi.(Harish E.)

Related Post