Yuk Cicipi Kesegaran Asinan Sedap Gedung Dalam Bogor

TRAVELOUNGE.CO I BOGOR – Ke Bogor kurang pas rasanya kalau tidak mencicipi atau  menjingjing Asinan Sedap Gedung Dalam yang sangat kondang.

Asinan Sedap Gedung Dalam yang seolah menjadi ikon jinjingan dari Kota Hujan ini memang sudah berusia puluhan tahun. Gedung Dalam berada di kawasan Sukasari. Hampir semua orang Bogor tahu di mana letaknya. Setiap hari selalu ramai pembeli. Apalagi kalau akhir pekan, mobil dan bus besar  berjajar parkir. Jalanan sekitarnya juga macet. Pembeli Asinan  sampai mengantre berkepanjangan.

Asinan khas kota bogor ini terbagi 2 macam sajian, asinan buah dan sayur. Asinan buah terdiri dari potongan buah-buahan yang direndam dengan air gula. Ada pepaya, kedondong, bangkoang, jambu, ubi, salak dan beberapa buah lokal  lainnya untuk menjaga kesegaran dan renyahnya.

Bila dicium, aroma kuah dan buahnya pun tidak menyengat. Asinan ini menggunakan gula pasir biasa. Bukan gula biang. Yang terpenting lagi, asinan ini  tanpa pengawet untuk hasil yang maksimal dalam rasa dan tampilan.

Baca Juga: Sate Kere Yu Rebi Yang Tidak Kere Rasa

Lain lagi dengan asinan sayur terdiri dari campuran sayur segar tanpa direndam dengan air apapun. Ada kol, sawi, timun, wortel, toge, tahu dan kacang. Sayuran hanya dicuci bersih. Saat akan disantap, baru buah-buahan atau sayuran dicampur dengan kuah asinan dari campuran cabe merah dan juga tidak menggunakan pewarna buatan.

Bila kuah dicicipi,  rasa  asinan ini pedas dan asam. Makin nikmatlah sayur sayuran ini dilahap. Harga yang ditawarkan Asinan Sedap Gedung Dalam juga tidak mahal. Satu plastik asinan buah atau sayur harganya sekitar Rp 19.000. Untuk kuah campuran kacang Rp 22.000. Kalau mau satuan, pelanggan bisa juga membeli minuman manisan buah satuan seperti manisan mangga, pala, dan salak. Manisan ini dikemas di gelas plastik yang terlihat segar dan menggiurkan

Kuliners,  kalau ingin rasa yang klasik dari  Kota Hujan Bogor, singgah ke Sukasari dan nikmati Asinan Sedap  Gedung Dalam yang sudah berusia puluhan tahun ini. Pasti suegeeer….

Ismail Sidik