travelounge.co | Jakarta, 16 Oktober 2025 – Perfect Corp. menghadirkan inovasi terbaru melalui Glasses Virtual Try-On dengan meluncurkan Glasses SKU Library berisi lebih dari 13.000 model kacamata siap pakai untuk mendukung pengalaman belanja digital yang lebih praktis.
Inovasi ini dirancang untuk menjawab tantangan konsumen dalam memilih kacamata secara online, khususnya dalam menyesuaikan bentuk wajah dengan model dan ukuran bingkai yang tepat tanpa harus datang ke toko fisik.
Melalui pembaruan ini, Perfect Corp. memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi teknologi berbasis AI dan AR yang mendorong transformasi pengalaman belanja kacamata di era digital

Sebagai negara tropis dengan paparan sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun, kacamata telah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Indonesia, baik untuk koreksi penglihatan maupun perlindungan dari sinar ultraviolet.
Namun, proses memilih kacamata secara online kerap menjadi tantangan karena konsumen tidak dapat mencoba produk secara langsung sebelum membeli.
Kondisi tersebut sering kali menimbulkan keraguan dalam pengambilan keputusan dan berdampak pada tingginya tingkat pengembalian produk.
Di sisi lain, adopsi teknologi Virtual Try-On di sektor optik Indonesia masih tergolong terbatas meski pertumbuhan e-commerce terus meningkat.
Padahal, teknologi ini memungkinkan konsumen mencoba berbagai model kacamata secara virtual dengan tingkat akurasi tinggi, sehingga membantu menemukan produk yang paling sesuai dengan bentuk wajah.
Salah satu kendala utama bagi brand dan retailer adalah kompleksitas proses digitalisasi katalog produk yang membutuhkan waktu dan sumber daya besar.
Glasses Virtual Try-On Hadirkan Glasses SKU Library
Menjawab tantangan tersebut, Perfect Corp. memperkenalkan Glasses SKU Library sebagai bagian dari pembaruan layanan Glasses Virtual Try-On mereka.
Perpustakaan digital ini menyediakan lebih dari 13.000 model kacamata yang telah melalui proses pre-digitized dan siap digunakan oleh brand maupun retailer.
Sebelumnya, setiap produk kacamata mengharuskan brand menyiapkan dan mengunggah tiga gambar terpisah untuk dapat diaktifkan dalam sistem Virtual Try-On.
Melalui Glasses SKU Library, proses tersebut kini disederhanakan secara signifikan sehingga brand dapat mempercepat waktu peluncuran produk ke pasar.
Para retailer dapat langsung memilih model kacamata dari library melalui antarmuka yang memungkinkan pencarian berdasarkan merek atau kategori tertentu.
Pendekatan ini membantu brand mengurangi beban kerja teknis dan mengalihkan fokus pada strategi pemasaran serta peningkatan layanan pelanggan.
Keunggulan Glasses SKU Library antara lain:
- Menyediakan lebih dari 13.000 model kacamata siap pakai
- Mempercepat proses onboarding produk Virtual Try-On
- Mengurangi kebutuhan digitalisasi manual katalog
- Mendukung pengalaman belanja online yang lebih akurat
Dengan alur kerja yang lebih efisien, brand optik dapat menghadirkan pengalaman belanja digital yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan konsumen.
Dampak Inovasi bagi Retailer dan Konsumen
Bagi konsumen Indonesia, pembaruan ini menawarkan pengalaman belanja kacamata yang lebih mudah, cepat, dan meyakinkan.
Konsumen dapat mengeksplorasi ribuan model kacamata virtual yang terus diperbarui dengan gaya dan merek terbaru tanpa keterbatasan ruang fisik.
Pengalaman Virtual Try-On yang realistis membantu meningkatkan rasa percaya diri saat melakukan pembelian dan berpotensi menekan angka pengembalian produk.
Founder dan CEO Perfect Corp., Alice Chang, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung mitra brand di era digital.
Ia menegaskan bahwa Glasses SKU Library menjadi terobosan penting yang menyederhanakan proses onboarding sekaligus memungkinkan peluncuran pengalaman Virtual Try-On secara lebih cepat.
Perfect Corp. berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi berbasis AI dan AR yang memberikan nilai tambah bagi brand serta pengalaman tanpa hambatan bagi konsumen.
Melalui inovasi ini, Perfect Corp. berupaya menjembatani kesenjangan antara pengalaman belanja online dan fisik, khususnya di industri optik.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberdayakan brand kacamata di Indonesia untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan. (Harish E.)









