Today

Indonesia AirAsia Perkuat Konektivitas Domestik Lewat Virtual Hub Makassar

Travelounge

Pesawat Indonesia AirAsia Makassar di bandara

travelounge.co | Jakarta, 26 Januari 2026 – Indonesia AirAsia memperluas jaringan penerbangan domestik, memperkuat konektivitas udara, dan mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia melalui pengembangan virtual hub Makassar.

Langkah ini menempatkan Makassar sebagai simpul strategis perjalanan udara, sekaligus memperluas akses mobilitas antarwilayah.

Strategi tersebut juga mempertegas posisi Indonesia AirAsia sebagai maskapai berbiaya hemat yang aktif memperluas jaringan domestik.

Pesawat Indonesia AirAsia Makassar di bandara

Indonesia AirAsia resmi mengumumkan pembukaan sejumlah rute domestik baru yang dapat dipesan mulai 14 Januari 2026.

Rute tersebut menghubungkan Surabaya, Makassar, Kendari, Palu, dan Luwuk sebagai bagian dari strategi jaringan domestik.

(Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, menyampaikan bahwa Makassar memiliki peran penting sebagai gerbang utama Indonesia Timur.

Menurutnya, kehadiran rute-rute ini bertujuan menghadirkan perjalanan yang lebih efisien sekaligus terjangkau bagi masyarakat.

Penguatan konektivitas melalui Makassar juga diharapkan mendukung mobilitas penumpang dari dan menuju kota-kota besar, termasuk Surabaya.

Strategi jaringan ini diperkuat melalui penerapan konsep virtual hub.

Sistem tersebut memungkinkan penumpang terhubung ke lebih banyak destinasi melalui satu bandara transit secara praktis.

Dengan pendekatan ini, Indonesia AirAsia berupaya membangun jaringan penerbangan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar domestik.

Indonesia AirAsia Perkuat Jaringan Domestik 2026

Rangkaian rute yang direncanakan mencakup Surabaya–Makassar, Makassar–Kendari, Makassar–Palu, dan Makassar–Luwuk.

Pengembangan konektivitas ini membuka akses lanjutan dari Surabaya menuju berbagai kota di Sulawesi melalui Makassar.

Makassar juga semakin diperkuat sebagai hub strategis yang menghubungkan rute domestik dan internasional.

Kota ini telah terhubung dengan rute internasional Makassar–Kuala Lumpur yang membuka peluang koneksi regional lebih luas.

Penumpang dari Kendari, Palu, dan Luwuk kini memiliki pilihan koneksi internasional yang lebih cepat dan efisien.

Strategi ini dinilai mampu meningkatkan daya saing jaringan Indonesia AirAsia di pasar domestik.

Selain memperluas rute, model konektivitas ini juga memberi fleksibilitas perjalanan bagi wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis.

Indonesia AirAsia memandang bahwa kebutuhan mobilitas antarkota di Indonesia Timur terus meningkat.

Oleh karena itu, penguatan jaringan domestik menjadi fokus penting perusahaan pada 2026.

Potensi Pariwisata Sulawesi Semakin Terbuka

Penguatan konektivitas udara sejalan dengan tren pemulihan pariwisata di Sulawesi Selatan.

Data Badan Pusat Statistik mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Selatan mencapai 1.306 kunjungan pada November 2025.

Pergerakan wisatawan nusantara juga tetap kuat dengan jumlah perjalanan sekitar 3,29 juta perjalanan.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mencatat 13.008 perjalanan wisatawan nasional pada periode yang sama.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang berada di level 53 persen.

Angka tersebut menunjukkan sektor akomodasi masih memiliki ruang pertumbuhan seiring peningkatan mobilitas.

Makassar dikenal sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan timur Indonesia.

Kota ini juga menjadi pintu masuk menuju berbagai destinasi unggulan Sulawesi Selatan.

Pantai Losari, Kepulauan Spermonde, hingga kekayaan kuliner lokal menjadi daya tarik utama wisatawan.

Kendari, Palu, dan Luwuk juga memiliki potensi pariwisata yang terus berkembang.

Kendari menawarkan keindahan bahari dan lanskap alam Sulawesi Tenggara.

Palu dikenal dengan pesona Teluk Palu serta destinasi alam dan budaya Sulawesi Tengah.

Luwuk menjadi gerbang menuju kawasan Banggai yang terkenal dengan laut biru dan pantai alami.

Beberapa rute domestik Indonesia AirAsia yang direncanakan meliputi:

  • Surabaya – Makassar
  • Makassar – Kendari
  • Makassar – Palu
  • Makassar – Luwuk

Kehadiran rute-rute ini diharapkan dapat meningkatkan arus kunjungan wisatawan.

Selain itu, konektivitas baru ini berpotensi membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Penguatan jaringan domestik juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia AirAsia dalam mendukung pemerataan pariwisata nasional.(Harish E.)

Related Post